<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Refleksi Tahun Baru, Masehi dan Hijriah</title>
	<atom:link href="http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/</link>
	<description>Selalu Ada Sesuatu...</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jul 2010 06:36:30 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: wewe</title>
		<link>http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/comment-page-1/#comment-786</link>
		<dc:creator>wewe</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 20:19:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ozank.guahira.or.id/?p=30#comment-786</guid>
		<description>Meluruskan Riwayat Pernikahan Rasulullah SAW-Aisyah r.a.

Berita Syekh Puji menikahi gadis berusia 12 tahun cukup membuat resah banyak
kalangan. Di media dia beralasan salah satunya karena mencontoh Rasulullah yang
menikahi Aisyah ketika Aisyah berusia 6 tahun. Sehingga jika Rasulullah
menikahi Aisyah yang 6 tahun, tidak bersalah dong kalau dirinya menikahi gadis
yang berusia 12 tahun.

Tulisan ini mencoba meluruskan riwayat pernikahan Rasulullah dengan Aisyah ra.
yang telah berabad-abad lamanya diyakini secara tidak rasional. Dan efeknya,
orientalis Barat pun memanfaatkan celah argumen data pernikahan ini sebagai
alat tuduh terhadap Rasulullah dengan menganggapnya fedofilia. Mari kita
buktikan. Secara keseluruhan data-data yang dipaparkan tulisan ini diambil dari
hasil riset Dr. M. Syafii Antonio dalam bukunya, Muhammad SAW The Super Leader
Super Manager (2007).

Kualitas Hadits
Alasan pertama. Hadits terkait umur Aisyah saat menikah tergolong problematis
alias dho’if. Beberapa riwayat yang menerangkan tentang pernikahan Aisyah
dengan Rasulullah yang bertebaran dalam kitab-kitab Hadits hanya bersumber pada
satu-satunya rowi yakni Hisyam bin ‘Urwah yang didengarnya sendiri dari
ayahnya. Mengherankan mengapa Hisyam saja satu-satunya yang pernah menyuarakan
tentang umur pernikahan ‘Aisyah r.a tersebut. Bahkan tidak oleh Abu Hurairah
ataupun Malik bin Anas. Itu pun baru diutarakan Hisyam tatkala telah bermukim
di iraq. Hisyam pindah bermukim ke negeri itu dalam umur 71 tahun.
Mengenai Hisyam ini, Ya’qub bin Syaibah berkata: “Apa yang dituturkan oleh
Hisyam sangat terpercaya, kecuali yang disebutkannya tatkala ia sudah pindah ke
Iraq.” Syaibah menambahkan, bahwa Malik bin Anas menolak penuturan Hisyam yang
dilaporkan oleh penduduk Iraq. (Ibn Hajar Al-Asqalani, Tahzib al-Tahzib. Dar
Ihya al-Turats al-Islami, Jilid II, hal. 50) Termaktub pula dalam buku tentang
sketsa kehidupan para perawi Hadits, bahwa tatkala Hisyam berusia lanjut
ingatannya sangat menurun (Al-Maktabah Al-Athriyah, Jilid 4, hal. 301).
Alhasil, riwayat umur pernikahan Aisyah yang bersumber dari Hisyam ibn ‘Urwah,
tertolak.

Urutan Peristiwa Kronologis
Alasan kedua. Terlebih dahulu perlu diketahui peristiwa-peristiwa penting
secara kronologis ini:
Pra-610 M : Zaman Jahiliyah
610 M : Permulaan Wahyu turun
610 M : Abu Bakar r.a. masuk Islam
613 M : Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
615 M : Umat Islam hijrah I ke Habsyah
616 M : Umar bin al-Khattab masuk Islam
620 M : Aisyah r.a dinikahkan
622 M : Hijrah ke Madinah
623/624 M : Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW.
Menurut Al-Thabari, keempat anak Abu Bakar ra. dilahirkan oleh isterinya pada
zaman Jahiliyah. Artinya sebelum 610 M.
Jika ‘Aisyah dinikahkan dalam umur 6 tahun berarti ‘Aisyah lahir tahun 613 M.
Padahal menurut Al-Thabari semua keempat anak Abu Bakar ra. lahir pada zaman
Jahiliyah, yaitu sebelum tahun 610. Jadi kalau Aisyah ra. dinikahkan sebelum
620 M, maka beliau dinikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai
suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun. Kalau di
atas 13 tahun, dalam umur berapa pastinya beliau dinikahkan dan serumah? untuk
itu kita perlu menengok kepada kakak perempuan Aisyah ra. yaitu Asma.

Perhitungan Usia Aisyah
Menurut Abdurrahman ibn Abi Zannad, “Asma 10 tahun lebih tua dari ‘Aisyah ra.”
(At-Thabari, Tarikh Al-Mamluk, Jilid 4, hal. 50. Tabari meninggal 922 M)
Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani, Asma hidup hingga usia 100 tahun dan meninggal
tahun 73 atau 74 Hijriyah (Al-Asqalani, Taqrib al-Tahzib, hal. 654). Artinya,
apabila Asma meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal pada tahun 73 atau 74
Hijriyah, maka Asma berumur 27 atau 28 tahun pada waktu Hijrah, sehingga Aisyah
berumur (27 atau 28) – 10 = 17 atau 18 tahun pada waktu Hijriyah. Dengan
demikian berarti Aisyah mulai hidup berumah tangga dengan Nabi Muhammad SAW
pada waktu berumur 19 atau 20 tahun.
Allohu a’lam bishshawab.

ustadz Syafii Antonio

nb:
Lalu kalau Rasul dituduh hobinya ngawini bocah cilik,mengapa bini2 yang lain 
sudah dewasa semua?
Khadijah : janda umure 40 th.
Zainab binti Khuzaimah:janda anake 9,coba tebak umure piro.
Umu Habibah:janda anaknya Abu Sofyan,bertubuh gemuk juga bukan bocah.
Raihana:janda dari Kepala suku Yahudi Bani Quraizah.bukan bocah.
Maria Kiptyah:Persembahan dari Rojo Mesir,sekitar 18 th.Ini blasteran Mesir 
Koptik dengan Italy,bukan bocah.
Maimunah:bukan bocah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Meluruskan Riwayat Pernikahan Rasulullah SAW-Aisyah r.a.</p>
<p>Berita Syekh Puji menikahi gadis berusia 12 tahun cukup membuat resah banyak<br />
kalangan. Di media dia beralasan salah satunya karena mencontoh Rasulullah yang<br />
menikahi Aisyah ketika Aisyah berusia 6 tahun. Sehingga jika Rasulullah<br />
menikahi Aisyah yang 6 tahun, tidak bersalah dong kalau dirinya menikahi gadis<br />
yang berusia 12 tahun.</p>
<p>Tulisan ini mencoba meluruskan riwayat pernikahan Rasulullah dengan Aisyah ra.<br />
yang telah berabad-abad lamanya diyakini secara tidak rasional. Dan efeknya,<br />
orientalis Barat pun memanfaatkan celah argumen data pernikahan ini sebagai<br />
alat tuduh terhadap Rasulullah dengan menganggapnya fedofilia. Mari kita<br />
buktikan. Secara keseluruhan data-data yang dipaparkan tulisan ini diambil dari<br />
hasil riset Dr. M. Syafii Antonio dalam bukunya, Muhammad SAW The Super Leader<br />
Super Manager (2007).</p>
<p>Kualitas Hadits<br />
Alasan pertama. Hadits terkait umur Aisyah saat menikah tergolong problematis<br />
alias dho’if. Beberapa riwayat yang menerangkan tentang pernikahan Aisyah<br />
dengan Rasulullah yang bertebaran dalam kitab-kitab Hadits hanya bersumber pada<br />
satu-satunya rowi yakni Hisyam bin ‘Urwah yang didengarnya sendiri dari<br />
ayahnya. Mengherankan mengapa Hisyam saja satu-satunya yang pernah menyuarakan<br />
tentang umur pernikahan ‘Aisyah r.a tersebut. Bahkan tidak oleh Abu Hurairah<br />
ataupun Malik bin Anas. Itu pun baru diutarakan Hisyam tatkala telah bermukim<br />
di iraq. Hisyam pindah bermukim ke negeri itu dalam umur 71 tahun.<br />
Mengenai Hisyam ini, Ya’qub bin Syaibah berkata: “Apa yang dituturkan oleh<br />
Hisyam sangat terpercaya, kecuali yang disebutkannya tatkala ia sudah pindah ke<br />
Iraq.” Syaibah menambahkan, bahwa Malik bin Anas menolak penuturan Hisyam yang<br />
dilaporkan oleh penduduk Iraq. (Ibn Hajar Al-Asqalani, Tahzib al-Tahzib. Dar<br />
Ihya al-Turats al-Islami, Jilid II, hal. 50) Termaktub pula dalam buku tentang<br />
sketsa kehidupan para perawi Hadits, bahwa tatkala Hisyam berusia lanjut<br />
ingatannya sangat menurun (Al-Maktabah Al-Athriyah, Jilid 4, hal. 301).<br />
Alhasil, riwayat umur pernikahan Aisyah yang bersumber dari Hisyam ibn ‘Urwah,<br />
tertolak.</p>
<p>Urutan Peristiwa Kronologis<br />
Alasan kedua. Terlebih dahulu perlu diketahui peristiwa-peristiwa penting<br />
secara kronologis ini:<br />
Pra-610 M : Zaman Jahiliyah<br />
610 M : Permulaan Wahyu turun<br />
610 M : Abu Bakar r.a. masuk Islam<br />
613 M : Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka<br />
615 M : Umat Islam hijrah I ke Habsyah<br />
616 M : Umar bin al-Khattab masuk Islam<br />
620 M : Aisyah r.a dinikahkan<br />
622 M : Hijrah ke Madinah<br />
623/624 M : Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW.<br />
Menurut Al-Thabari, keempat anak Abu Bakar ra. dilahirkan oleh isterinya pada<br />
zaman Jahiliyah. Artinya sebelum 610 M.<br />
Jika ‘Aisyah dinikahkan dalam umur 6 tahun berarti ‘Aisyah lahir tahun 613 M.<br />
Padahal menurut Al-Thabari semua keempat anak Abu Bakar ra. lahir pada zaman<br />
Jahiliyah, yaitu sebelum tahun 610. Jadi kalau Aisyah ra. dinikahkan sebelum<br />
620 M, maka beliau dinikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai<br />
suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun. Kalau di<br />
atas 13 tahun, dalam umur berapa pastinya beliau dinikahkan dan serumah? untuk<br />
itu kita perlu menengok kepada kakak perempuan Aisyah ra. yaitu Asma.</p>
<p>Perhitungan Usia Aisyah<br />
Menurut Abdurrahman ibn Abi Zannad, “Asma 10 tahun lebih tua dari ‘Aisyah ra.”<br />
(At-Thabari, Tarikh Al-Mamluk, Jilid 4, hal. 50. Tabari meninggal 922 M)<br />
Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani, Asma hidup hingga usia 100 tahun dan meninggal<br />
tahun 73 atau 74 Hijriyah (Al-Asqalani, Taqrib al-Tahzib, hal. 654). Artinya,<br />
apabila Asma meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal pada tahun 73 atau 74<br />
Hijriyah, maka Asma berumur 27 atau 28 tahun pada waktu Hijrah, sehingga Aisyah<br />
berumur (27 atau 28) – 10 = 17 atau 18 tahun pada waktu Hijriyah. Dengan<br />
demikian berarti Aisyah mulai hidup berumah tangga dengan Nabi Muhammad SAW<br />
pada waktu berumur 19 atau 20 tahun.<br />
Allohu a’lam bishshawab.</p>
<p>ustadz Syafii Antonio</p>
<p>nb:<br />
Lalu kalau Rasul dituduh hobinya ngawini bocah cilik,mengapa bini2 yang lain<br />
sudah dewasa semua?<br />
Khadijah : janda umure 40 th.<br />
Zainab binti Khuzaimah:janda anake 9,coba tebak umure piro.<br />
Umu Habibah:janda anaknya Abu Sofyan,bertubuh gemuk juga bukan bocah.<br />
Raihana:janda dari Kepala suku Yahudi Bani Quraizah.bukan bocah.<br />
Maria Kiptyah:Persembahan dari Rojo Mesir,sekitar 18 th.Ini blasteran Mesir<br />
Koptik dengan Italy,bukan bocah.<br />
Maimunah:bukan bocah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sangkebenaran</title>
		<link>http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/comment-page-1/#comment-784</link>
		<dc:creator>sangkebenaran</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 21:07:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ozank.guahira.or.id/?p=30#comment-784</guid>
		<description>http://sangkebenaran.blogspot.com/

Inilah contoh ajaran suci Muhammad:

Dikisahkan Jabir bin &#039;Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?

Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.


A&#039;isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.

Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.


Dikisahkan A&#039;isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A&#039;isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).

Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.


Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://sangkebenaran.blogspot.com/" rel="nofollow">http://sangkebenaran.blogspot.com/</a></p>
<p>Inilah contoh ajaran suci Muhammad:</p>
<p>Dikisahkan Jabir bin &#8216;Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?</p>
<p>Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.</p>
<p>A&#8217;isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.</p>
<p>Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.</p>
<p>Dikisahkan A&#8217;isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A&#8217;isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).</p>
<p>Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.</p>
<p>Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ApplyCreditCards</title>
		<link>http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/comment-page-1/#comment-110</link>
		<dc:creator>ApplyCreditCards</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 11:05:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ozank.guahira.or.id/?p=30#comment-110</guid>
		<description>The article on antibiotics are very good.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>The article on antibiotics are very good.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: omyn@suckids</title>
		<link>http://pozan.guahira.com/25/cleopatra/refleksi-tahun-baru-masehi-dan-hijriah/comment-page-1/#comment-109</link>
		<dc:creator>omyn@suckids</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 07:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ozank.guahira.or.id/?p=30#comment-109</guid>
		<description>Penanggalan masehi dimulai dari mana ya ?? kan ada sebelum masehi dan sesudah masehi , moment yang memisahkan tahun masehi itu apa ya .. seperti hijriyah kan karena ada moment hijrah nya nabi ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penanggalan masehi dimulai dari mana ya ?? kan ada sebelum masehi dan sesudah masehi , moment yang memisahkan tahun masehi itu apa ya .. seperti hijriyah kan karena ada moment hijrah nya nabi ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
