‘Blogger itu militan, pergerakan dan tulisannya bisa merubah kebijakan pemerintah’
ACEH Blogger genap berusia tiga tahun——1 November. Banyak suka dan duka sudah kulalui bersama komunitas narablog Aceh tersebut. Di antara sekian banyak suka dan suka itu tentu ada satu, dua pengalaman yang paling ku-suka dan satu pengalaman yang paling ku-duka.
Baiklah, aku akan menceritakan pengalaman yang paling ku-suka dulu. Masih ingat kawan, saat merayakan ‘Aceh Blogger Day 2008′. Perayaan yang ke 1 tahun Aceh Blogger menggelar pelatihan nge-blog gratis kepada siswa-siswa SMA seluruh kota Banda Aceh dengan tema ‘Blogger Geos to School’.
Suksesnya acara pelatihan pengenalan blog waktu itu bisa disebut amazing activity. Kenapa saya menyimpulkan sepeti itu, karena komunitas masih baru, terbentuk begitu saja, tak ada legalitas hukum dan saya juga baru berjumpa, bertatap muka dengan kawan-kawan komunitas, selebihnya sering menyapa via dunia maya.
Menyukseskan blogger geos to School tanpa ada sokongan sponsor itu aksi nekat. Bagaimana caranya, kami blogger Aceh turun tangan sendiri, dana dari sumbangan kawan-kawan komunitas sendiri, sumbang ala kadar, saya jadi terharu, ada kawan sumbang Rp100 ribu, Rp50 ribu dan terkumpul sebanyak Rp.800 ribu sekian——saya juga sudah lupa entah berapa jumlah yang sebenarnya, arsip laporan masih ada di milis Aceh Blogger. Saya sendiri jadi sekretaris panitia dan Fadli Ketua panitianya. Yang jelas dana tak lebih dari 1 juta.
Amazing bukan? Buat pelatihan turun modal sendiri, tak ada niat cari untung, apalagi main proposal sana-sini. Tak yakin jebol juga sebar proposal, komunitas blogger tak ada legal hukum, begitu juga dengan aktivitas nge-blog dan jejaring sosial lainnya tak booming sekarang ini. Mana ada perusahaan besar mau dukung.
Bermodalkan 1 juta rupiah, apa yang bisa dilakukan untuk menggelar sebuah pelatihan. Jangankan untuk sewa tempat, untuk cetak spanduk dua lembar sudah khatam dana. Belum lagi untuk keperluan logistik dan hal ini-itu untuk keperluan pelatihan.
Beruntung ada Telkom Plasa yang mau mensponsori blogger goes to school dengan brand-nya Speedy. Saat speedy jadi sponsor utama, tema pun sedikit berubah, ‘Blogger goes to school, Education for Tomorrow——’Blogger goes to school’ acara Aceh blogger sedangkan ‘Education for Tomorrow’ program’ proyek iklan Speedy.
Dengan adanya dukungan Telkom Plasa Banda Aceh, kami dapat fasilitas lab komputer lengkapnya koneksi internet, dua lembar spanduk dan dana untuk photo copy modul Rp.300 rupiah. Hahaha…
Kenapa kami (baca blogger) bisa dan sanggup melakukan itu semua, saya sendiri juga tak bisa menyimpulkan dengan pasti, kanapa bisa? Barangkali, karena hobi dan semangat berkumpul dalam sebuah komunitas saja. Apa saja akan dilakukan demi sebuah komunitas.
Tapi lain lagi yang diungkapkan oleh Dr “Blogger itu militan, berani bergerak sendiri”Nugroho, Dosen dan peneliti dari Manchester Business School, UK saat sharing bersama Aceh Blogger di salah satu cafe di banda Aceh.
Mas @yanuarnugroho bilang, Blogger itu militan, pergerakannya bisa merubah kebijakan pemerintah, seperti kasus Prita Mulyasari, RPM content dll.
Semangat dan militansi ada dalam diri blogger. Tidak semua blogger punya semangat militan, terlebih buat blogger ‘matre’. Jelas sekali tujuannya, bukan? Hahaha…
Semangat militan itu yang telah menggerakan Aceh Blogger untuk menggalang dana untuk Nek Rahsia, untuk warga Rohingya yang terdampar di Aceh dan menggerakkan #prayforindonesia di Aceh untuk bencana #Merapi #Mentawai yang lagi berlangsung.
Kalo soal duka, lain kali saja saya ceritakan, itupun kalo ada. Selamat hari blooger Aceh 1 November 2010 yang ke 3. Semoga semangat militan selalu membara, siap-siap rubah kebijakan pemilihan Pilkada Aceh 2011. Semoga[]
Popularity: 15%







November 1st, 2010 at 19:56
bagusnya kita buat kegiatan apa untuk menyemarakkan ultah aceh blogger bang?
November 1st, 2010 at 20:13
Belum adan planing, Ben. Pelatihan sudah sering, Gimana kalo kumpul buku bekas untuk disumbang ke sekolah2 di pelosok. Wacana ini pernah di bahas oleh Aulia dn Tungku Muda.
November 1st, 2010 at 20:17
mantap, setidaknya ozank dan kawan2 blogger aceh lainnya sudah memulainya, tinggal poles sana-sini…tetap semangat.
November 1st, 2010 at 23:22
Itulah ben, saya sedang memikirkan konsep matang yang sederhana untuk pengumpulan buku (aksi sosial+pendidikan) untuk warga pelosok di PSK (Peusangan Siblah Krueng), dsb di Aceh. Namun sampai saat ini beberapa tulisan itu baru saya saji lewat ekpedisi I dan II. Belum ada bentuk ajakan atau kampanye aksi sosial.
Namun untuk kali ini menyemarakkan ultah ABC-Aceh Blogger Days, tentu konsep pengumpulan buku sedang saya konfirmasi dgn semua ABC’ers, siapa tahu kita bisa bikin tagline “1 Blogger 1 Buku untuk Aceh” atau apalah taglinenya yg bisa membuat orang lain ikut aksi sosial ini.
PS: Buat Aceh Pungo juga jgn lupa, siapa tahu aksi sosial 1 buku ini berhasil, Buku Pungo juga ditunggu nantinya
Kita tunggu follow up, abu fad kok hana leumah, pu sibuk that pelatihan sang
)
November 2nd, 2010 at 00:04
[...] ini sudah saya coba utarakan sedikit di postingan Pozan yang berjudul “Blogger Militan” (cobalah dibaca) dan semoga nanti bisa saya jabarkan lebih detail hal ini. Ini semua berawal [...]
November 2nd, 2010 at 08:12
berani ya…
April 2nd, 2011 at 15:06
smoga acaranya bagus sob.. sperti pestablogger hehe