Mar 14
Masih ingat etnik Rohingya? Manusia perahu yang terdampar di perairan Aceh, kemudian diselamatkan oleh nelayan kita, 193 orang di Sabang dan 220 di Idi, bahkan 22 lainya tewas dan dibuang ke laut ketika masih terkatung-katung di laut. Sedih bukan?
Saya harap Anda masih mengingatnya!
Rohingya etnik di negara Burma. Namun, tahun 1989 Burma berubah nama menjadi Myanmar dan Rohigya pun tak terdaftar sebagai etnik di negaranya. Dari 137 etnik yang diakui di Myanmar, muslim Rohingya tak pernah mendapatkan pengakuan sebagai warga dalam sebuah negara.
Dalam kasus ini, Etnis Rohingya disebut sebagai Stateless and Forgotten People (warga tanpa kewarganegaraan dan dilupakan) oleh kalangan aktivis. Read the rest of this entry »
Popularity: 9%
Feb 24

Akhir-akhir ini saya lagi miskin posting. Lagi-lagi penyebabnya busy, barangkali sih, iya. Padahal banyak sekali cerita yang layak untuk di-blog-kan. Mulai dari persiapan final kuliah hingga masa liburan. Dari ngopdar sama sama Cehger, hingga menjadi pengemis untuk solidaritas muslim Rohingya. Dari rutinitas sehari-hari sebagai layouter koran, hingga layout pungo (gila).
Pokoknya buanyaak banget cerita yang layak untuk diperbincangkan, dari tabu, sara, lucu, sedih, senang dan gila. Semuanya bercampur aduk, jadi satu.
Nah… ada ide nie, saya tadi bilang, kalau saya lagi miskin tulisankan? Biar tak miskin lagi, bagaimana kalau saya menulis cerita tentang semua itu, seperti tulisan waktu dibohongi GSM 3. Menulis seperti itu gampang lho, bak air mengalir. Read the rest of this entry »
Popularity: 8%
Jan 21

Souvenirnya saja menghasilkan jutaan dolar. Apakah kebijakannya juga akan menghasilkan jutaan rupiah??? Kita tunggu saja.
Popularity: 3%
Recent Comments